Payakumbuh — Mengenalkan perpustakaan kepada anak usia dini tidak harus dilakukan dengan cara yang kaku. Melalui inovasi LA3SAJALANAN (Layanan Anak Tiga Sejalanan), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh menghadirkan pengalaman literasi yang lebih dekat dengan dunia anak, yakni belajar sambil bermain, bereksplorasi, dan bersenang-senang.

Keceriaan anak-anak memenuhi ruang layanan anak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh saat peserta didik TK Bustanul Atfal Istiqlal melakukan kunjungan literasi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenalkan perpustakaan kepada anak sejak usia dini melalui suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan ramah anak.

Dalam kunjungan tersebut, anak-anak diajak menikmati berbagai aktivitas yang tersedia di ruang layanan anak. Mereka terlihat antusias membaca buku, bermain, belajar, serta berinteraksi bersama teman dan guru. Suasana belajar yang santai membuat anak-anak dapat mengeksplorasi perpustakaan sesuai dengan dunia mereka.

Kunjungan TK Bustanul Atfal Istiqlal ini sekaligus menjadi bagian dari pemanfaatan LA3SAJALANAN (Layanan Anak Tiga Sejalan) yang dikembangkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh.

LA3SAJALANAN menghadirkan konsep layanan anak yang memadukan membaca, permainan edukatif, dan audio visual, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang bagi anak untuk bermain, belajar, berkreasi, dan mengembangkan rasa ingin tahu.

Melalui layanan tersebut, anak-anak mendapatkan pengalaman bahwa kegiatan literasi dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Buku dan berbagai aktivitas edukatif menjadi sarana untuk mengenalkan pengetahuan sekaligus membangun kebiasaan positif sejak usia dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyampaikan bahwa pengenalan perpustakaan sejak usia dini merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat.

“Kami ingin anak-anak mengenal perpustakaan bukan sebagai tempat yang kaku, tetapi sebagai ruang yang menyenangkan untuk belajar, bermain, membaca dan menemukan hal-hal baru. Melalui LA3SAJALANAN, kami berupaya menghadirkan pengalaman literasi yang sesuai dengan dunia anak,” ujar Erwan.

Menurutnya, kunjungan dari satuan pendidikan seperti TK Bustanul Atfal Istiqlal juga memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca serta kecintaan anak terhadap buku.

Sejak usia dini, anak perlu diberikan pengalaman positif dengan buku dan lingkungan literasi. Karena itu, perpustakaan terus didorong menjadi ruang publik yang edukatif, kreatif, inklusif, dan ramah anak.

Melalui LA3SAJALANAN, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh terus menghadirkan layanan yang mendekatkan perpustakaan dengan dunia anak. LA3SAJALANAN Belajar Seru, Literasi Tumbuh, Masa Depan Gemilang. (Syafrianto,I).


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *