
Payakumbuh — Suasana Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh tampak semarak dengan hadirnya peserta Best Of The Best Batiah Scout Competition (BOBB) XX Tahun 2026. Digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, kepemimpinan dan kekompakan melalui berbagai tantangan kepramukaan..
Diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh, BOBB XX Tahun 2026 mengusung semangat “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” serta tema “20 Tahun Menginspirasi Prestasi, Mencetak Pramuka Tangguh dan Berkarakter.”
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang tangguh, terampil, mandiri dan berkarakter.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan BOBB XX sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan ruang yang edukatif, kreatif dan positif bagi generasi muda.
Dukungan tersebut sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang publik yang terbuka untuk kegiatan pembelajaran, pengembangan kreativitas, interaksi dan pembentukan karakter generasi muda.
Pemanfaatan gedung dan lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan turut memperkuat fungsi perpustakaan sebagai ruang publik yang terbuka, inklusif dan produktif.
Tidak hanya menjadi tempat membaca dan memperoleh informasi, perpustakaan juga hadir sebagai ruang untuk belajar, berkreasi, berkolaborasi serta mengembangkan potensi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan BOBB XX mempertemukan peserta dari berbagai pangkalan dalam suasana kompetitif dan penuh semangat untuk mengikuti beragam tantangan serta perlombaan kepramukaan.
Tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis, para peserta juga diajak mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, kepemimpinan, kreativitas serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam regu. Setiap tantangan menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar, mengasah kemampuan dan membangun kekompakan melalui pengalaman nyata.
Beragam materi dan keterampilan kepramukaan dihadirkan dalam kompetisi BOBB XX, mulai dari sandi, navigasi darat, kompas dan mata angin, semaphore, pionering, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), ketangkasan, wawasan kepramukaan hingga permainan beregu.
Setiap materi dirancang untuk menguji sekaligus mengasah pengetahuan, keterampilan, ketelitian, ketangkasan dan kekompakan peserta dalam menghadapi berbagai tantangan.
Salah satu perlombaan yang menjadi bagian dari BOBB XX adalah Scout Cipher Relay, yang menguji kemampuan peserta dalam memahami dan memecahkan sandi secara cepat dan tepat. Perlombaan ini sekaligus melatih konsentrasi, komunikasi, koordinasi dan kekompakan antaranggota regu.

Perpustakaan sebagai Ruang Belajar dan Beraktivitas
Pelaksanaan BOBB XX di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh menjadi bagian dari upaya menghadirkan perpustakaan sebagai ruang yang tidak hanya berfungsi untuk membaca dan mengakses informasi, tetapi juga sebagai tempat bertemu, belajar, berkreasi dan mengembangkan potensi.
Kegiatan kepramukaan memiliki keterkaitan erat dengan semangat literasi. Peserta dituntut untuk membaca situasi, memahami informasi, memecahkan persoalan, mengambil keputusan dan berkomunikasi secara efektif. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari kecakapan literasi yang dibutuhkan generasi muda.
Karena itu, dukungan terhadap kegiatan BOBB XX sejalan dengan semangat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh dalam mendorong tumbuhnya budaya belajar dan aktivitas positif di kalangan anak dan generasi muda.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan BOBB XX. Perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca, tetapi juga ruang untuk belajar, berkegiatan, berkreasi dan membangun karakter. Kami berharap kehadiran kegiatan Pramuka di sini dapat memberikan pengalaman positif sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang yang dekat dengan generasi muda.”
Menurutnya, kegiatan seperti BOBB XX memiliki nilai pendidikan yang kuat karena peserta memperoleh pengalaman secara langsung melalui berbagai tantangan. Selain keterampilan kepramukaan, peserta juga belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, kepemimpinan dan sportivitas.

Bukan Sekadar Kompetisi
BOBB XX tidak hanya diarahkan sebagai ajang untuk memperoleh gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui pengalaman langsung dalam menghadapi tantangan.
Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar mengambil keputusan, bekerja sama, mengelola waktu, menyelesaikan persoalan dan menerima hasil perlombaan dengan sikap sportif.
Semangat tersebut sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepribadian, kecakapan hidup, kepemimpinan, kemandirian serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pelaksanaan BOBB XX dalam rangka Hari Pramuka ke-65 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara gerakan kepanduan dan institusi pendidikan masyarakat, termasuk perpustakaan.
Melalui dukungan dan fasilitasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, diharapkan berbagai kegiatan positif bagi generasi muda dapat terus tumbuh dan berkembang.
Dua dekade BOBB menjadi perjalanan panjang dalam menginspirasi prestasi. Dari lingkungan perpustakaan, semangat itu kembali dihidupkan untuk mendorong lahirnya Pramuka yang tangguh, terampil, kreatif, mandiri dan berkarakter. Buku membuka wawasan, Pramuka membentuk karakter. Literasi tumbuh, generasi tangguh. (Syafrianto, I)
0 Komentar