
Payakumbuh, (20/08/2026) – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) SRIKANDI bagi kepala sekolah dan operator satuan pendidikan jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.
Setelah berlangsung selama 4 angkatan di bulan Agustus 2026, kegiatan Bimtek yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Aula Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh tersebut berhasil dirampungkan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperluas implementasi SRIKANDI hingga ke satuan pendidikan sekaligus mendukung percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Payakumbuh.
Pelaksanaan Bimtek ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor B/17/M.HK.99/2026 tentang Dukungan Pengelolaan Arsip Program Prioritas Nasional.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong agar pengelolaan administrasi dan kearsipan pada satuan pendidikan mulai beralih dari pola kerja manual menuju tata kelola digital yang lebih efektif, efisien, terintegrasi, dan akuntabel.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyampaikan bahwa penerapan SRIKANDI merupakan bagian dari agenda transformasi tata kelola pemerintahan yang harus dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh perangkat daerah maupun satuan kerja.
“Penerapan SRIKANDI bukan hanya tentang penggunaan sebuah aplikasi, tetapi bagaimana kita mengubah pola kerja menjadi lebih efektif, tertib, cepat, dan terdokumentasi. Karena itu, satuan pendidikan memiliki peran penting dalam memastikan transformasi digital ini berjalan sampai pada tingkat pelaksana,” ujarnya.
Menurut Erwan, keberhasilan implementasi SRIKANDI sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia. Oleh sebab itu, Bimtek tidak hanya memberikan pemahaman mengenai aplikasi, tetapi juga membangun kemampuan peserta untuk menerapkan pengelolaan naskah dinas dan arsip secara elektronik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan aplikasi SRIKANDI, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai tata naskah dinas, pengelolaan arsip dinamis, klasifikasi arsip, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dokumen kedinasan.
Melalui pendekatan praktik langsung, peserta diarahkan untuk memahami alur kerja mulai dari proses pembuatan, pengiriman, penerimaan, hingga pengelolaan naskah dinas secara elektronik. Dengan demikian, setelah mengikuti Bimtek, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman antara kepala sekolah dan operator mengenai pentingnya penerapan tata kelola persuratan dan kearsipan secara digital. Kepala sekolah diharapkan dapat memberikan dukungan dan memastikan penerapan SRIKANDI berjalan secara konsisten, sedangkan operator memiliki kompetensi teknis dalam pelaksanaan sehari-hari.
Dengan rampungnya rangkaian Bimtek SRIKANDI bagi satuan pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh berharap implementasi kearsipan digital semakin merata. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun budaya kerja yang lebih cepat, tertib, efisien, terintegrasi, dan berbasis teknologi.
Ke depan, monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan penerapan SRIKANDI di masing-masing satuan pendidikan, sekaligus memastikan transformasi digital kearsipan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi tata kelola administrasi pemerintahan di Kota Payakumbuh.
Ke depan, implementasi SRIKANDI di lingkungan satuan pendidikan akan terus diperkuat melalui pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu memperluas ekosistem kearsipan digital di Kota Payakumbuh sekaligus mendukung terwujudnya SPBE yang terintegrasi.
Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis, semakin luasnya penerapan SRIKANDI akan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, transparan, dan akuntabel, termasuk dalam penyelenggaraan administrasi pada satuan pendidikan. (Syafrianto.I)
0 Komentar