
Payakumbuh (02/07/2026) — Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi aparatur di lingkungan Kecamatan Payakumbuh Utara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih efektif, efisien, tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Melalui penerapan SRIKANDI, proses persuratan dan pengelolaan arsip dinamis yang sebelumnya dilakukan secara konvensional diarahkan untuk beralih ke sistem elektronik yang terintegrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan kertas, memudahkan pencarian dokumen, serta meningkatkan keamanan dan keteraturan pengelolaan arsip pemerintahan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyampaikan bahwa penerapan SRIKANDI harus dipandang sebagai bagian dari perubahan budaya kerja aparatur menuju pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Implementasi SRIKANDI bukan hanya tentang menggunakan sebuah aplikasi, tetapi bagaimana kita mengubah pola kerja dari sistem manual menuju sistem digital yang lebih cepat, tertib, efektif, dan terdokumentasi. Ini merupakan bagian penting dalam mendukung transformasi digital dan pelaksanaan SPBE di Kota Payakumbuh,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penerapan SRIKANDI sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, Bimtek menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur dalam mengelola naskah dinas dan arsip secara elektronik.

Camat Payakumbuh Utara, Arini Nesa Putri, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Bimtek SRIKANDI di lingkungan Kecamatan Payakumbuh Utara.
Menurutnya, penerapan sistem kearsipan digital merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi sekaligus menyesuaikan pola kerja aparatur dengan perkembangan teknologi.
“Penerapan SRIKANDI merupakan sebuah kebutuhan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin cepat dan berbasis digital. Kami di Kecamatan Payakumbuh Utara sangat mendukung pelaksanaan Bimtek ini dan berharap seluruh aparatur dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga SRIKANDI dapat diterapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Nesa.
Ia menambahkan, keberhasilan implementasi SRIKANDI membutuhkan komitmen bersama seluruh aparatur. Karena itu, pemahaman terhadap tata kelola naskah dinas dan arsip secara elektronik perlu terus ditingkatkan agar proses administrasi di tingkat kecamatan maupun kelurahan dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan terdokumentasi.
“Kita ingin perubahan dari sistem manual ke sistem digital tidak hanya sebatas penggunaan aplikasi, tetapi benar-benar menjadi perubahan budaya kerja. Dengan pengelolaan administrasi dan arsip yang semakin baik, pelayanan kepada masyarakat juga diharapkan menjadi lebih cepat dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Syafrianto,I menjelaskan bahwa pengelolaan arsip secara digital harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip kearsipan, sehingga setiap dokumen yang tercipta melalui proses administrasi pemerintahan tetap memiliki nilai informasi, autentisitas, keamanan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Arsip merupakan memori organisasi sekaligus bukti pelaksanaan kegiatan pemerintahan. Dengan SRIKANDI, arsip tidak hanya dikelola secara digital, tetapi juga diharapkan dapat dikelola secara lebih sistematis sesuai dengan ketentuan kearsipan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kecamatan Payakumbuh Utara sebagai salah satu unit kerja pemerintahan memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan implementasi SRIKANDI hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
Dalam kegiatan Bimtek tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan SRIKANDI serta praktik secara langsung terkait proses administrasi dan persuratan elektronik. Peserta juga diarahkan untuk memahami alur penciptaan, pengiriman, penerimaan, hingga pengelolaan naskah dinas melalui sistem digital.
Pelaksanaan Bimtek ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teknis penggunaan aplikasi, tetapi berlanjut pada penerapan secara konsisten dalam aktivitas kedinasan sehari-hari.
Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis penerapan SRIKANDI secara menyeluruh akan semakin memperkuat digitalisasi kearsipan, efisiensi administrasi pemerintahan, integrasi data dan informasi, serta mendukung terwujudnya SPBE yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan seluruh perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, dan unit kerja lainnya, transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital di Kota Payakumbuh diharapkan terus berkembang menuju pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkualitas (Syafrianto,I)
0 Komentar