Bunda Literasi Eni Zulmaeta Ajak Generasi Muda Gemar Membaca Pada Kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026

Payakumbuh, (05/05/2026) _ Sebagai langkah konkret dalam menumbuhkembangkan kegemaran membaca serta kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2026. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh pada Selasa, 5 Mei 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Yeni Elzadaswarman, beserta Kepala Dinas DP3AP2KB dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya literasi dan pelestarian cerita rakyat di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan literat, sekaligus mengembangkan potensi generasi muda melalui seni bertutur dan bercerita. Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai buku serta menumbuhkan budaya gemar membaca dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai buku serta menumbuhkan budaya gemar membaca dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, karena melalui literasi akan lahir generasi yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah penting dalam menanamkan budaya literasi dan kecintaan terhadap cerita rakyat serta budaya lokal kepada generasi muda sejak usia dini.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan minat baca serta literasi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Payakumbuh,” tutupnya.
Lomba bertutur tahun ini mengusung tema “Panggung Para Bintang Bercerita” dengan materi cerita berupa kisah kepahlawanan dan legenda rakyat Sumatera Barat yang sarat akan nilai-nilai pendidikan karakter. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari sekolah-sekolah di Kota Payakumbuh, yang ditandai dengan keikutsertaan sebanyak 48 siswa dari berbagai SD/MI negeri maupun swasta.
Dalam pelaksanaannya, para peserta menampilkan kemampuan bertutur dengan penuh ekspresi, kreativitas, dan penghayatan terhadap cerita yang dibawakan. Adapun dewan juri yang bertugas menilai penampilan peserta terdiri dari tiga akademisi ahli dari Institut Seni Indonesia Padang Panjang yang memiliki kompetensi di bidang seni pertunjukan, literasi, dan budaya daerah.
Kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 5 hingga 6 Mei 2026, dan didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan literasi dan pelestarian budaya daerah.
Sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan kreativitas peserta, panitia telah menyiapkan penghargaan berupa trofi, sertifikat, dan uang tunai dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah. Juara I akan memperoleh hadiah sebesar Rp5.000.000, Juara II sebesar Rp4.000.000, dan Juara III sebesar Rp3.000.000. Selain itu, panitia juga menyediakan hadiah bagi para pemenang Juara Harapan I, Juara Harapan II, dan Juara Harapan III. (Admin)
0 Komentar