PAYAKUMBUH – Dunia literasi selalu menyimpan cerita, dan setiap orang sesungguhnya memiliki kisah yang layak untuk dituliskan. Berangkat dari semangat itulah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh menyambut kedatangan Gol A Gong, Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, dalam rangkaian kegiatan Safari Literasi Sumatera melalui workshop menulis bertajuk “Merangkai Kata, Hasilkan Karya”.

Kehadiran sosok yang dikenal luas dalam dunia literasi Indonesia ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, di Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh.

Kunjungan ini menjadi momentum berharga bagi penguatan budaya literasi di Kota Payakumbuh, khususnya dalam menumbuhkan minat membaca sekaligus mendorong masyarakat untuk berani menulis dan melahirkan karya yang inspiratif.

Melalui workshop “Menulis Kisah Inspiratif Bersama Gol A Gong”, peserta berkesempatan mendapatkan wawasan dan pengalaman langsung dari pegiat literasi nasional yang telah lama berkecimpung dalam dunia membaca, menulis, dan pengembangan literasi masyarakat.

Bukan sekadar berbicara tentang teori kepenulisan, kegiatan ini menjadi ruang untuk menggali ide, menemukan sudut pandang, serta mengolah pengalaman dan peristiwa sehari-hari menjadi tulisan yang memiliki makna. Sebab, sebuah kisah yang sederhana sekalipun dapat menjadi inspirasi ketika dituturkan dengan jujur, dirangkai dengan baik, dan ditulis dengan hati.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Gol A Gong merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat untuk belajar langsung dari sosok yang mendedikasikan dirinya dalam memajukan literasi Indonesia.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta tentang teknik menulis, tetapi juga membangkitkan keberanian untuk menuangkan gagasan, pengalaman, dan pemikiran ke dalam bentuk karya tulis.

“Setiap orang memiliki cerita, tetapi tidak semua orang berani menuliskannya. Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan keyakinan bahwa siapa pun bisa menulis. Tidak harus menunggu menjadi hebat untuk mulai berkarya, karena karya yang hebat sering kali berawal dari keberanian untuk menulis satu kata, lalu merangkainya menjadi sebuah cerita,” menjadi semangat yang ingin dibangun melalui workshop tersebut.

Safari Literasi Sumatera juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan gerakan literasi, mempertemukan masyarakat dengan para pegiat literasi, serta menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi siapa saja.

Bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan meminjam buku. Lebih dari itu, perpustakaan merupakan ruang tumbuhnya gagasan, tempat bertemunya pengetahuan dan pengalaman, sekaligus ruang bagi lahirnya penulis-penulis baru dari daerah.

Melalui pertemuan dengan Gol A Gong, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membaca lebih luas, menulis lebih berani, dan membagikan kisah-kisah bermakna kepada orang lain.

Sebab, sebuah tulisan bukan hanya rangkaian kata di atas kertas. Ia dapat menjadi jejak pengalaman, penyimpan kenangan, penyampai pesan, bahkan sumber inspirasi yang menjangkau pembaca melampaui ruang dan waktu.

Dari Perpustakaan Daerah Kota Payakumbuh, semangat itu kembali dirawat: merangkai kata, melahirkan karya, dan menyalakan literasi melalui kisah-kisah inspiratif. . (Syafrianto,I)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *