
Payakumbuh (01/08/2026) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui LA3SAJALANAN (Layanan Anak Tiga Sejalan), sebuah program yang dirancang untuk memperkuat budaya literasi anak melalui pendekatan yang terpadu, edukatif, dan menyenangkan.
Inovasi ini mengintegrasikan tiga layanan utama, yaitu Layanan Membaca, Layanan Bermain Edukatif, dan Layanan Audio Visual, dalam satu ekosistem pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kehadiran LA3SAJALANAN merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam mentransformasi perpustakaan menjadi ruang publik yang lebih inklusif, ramah anak, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.
Perpustakaan tidak lagi diposisikan semata sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai wahana belajar, bermain, berkreasi, dan berinteraksi yang mampu menumbuhkan minat baca serta memperkuat kemampuan literasi sejak usia dini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, mengatakan bahwa LA3SAJALANAN merupakan salah satu strategi transformasi layanan perpustakaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi sejak usia dini.
Menurutnya, perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan generasi saat ini dengan menghadirkan layanan yang inovatif, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Melalui LA3SAJALANAN, kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang ramah anak, tempat mereka dapat membaca, bermain, dan belajar secara bersamaan. Ketiga layanan ini saling melengkapi sehingga anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan sosial melalui permainan edukatif dan media audio visual. Dengan demikian, pengalaman belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan bermakna,” ujar Erwan.
Ia menambahkan bahwa inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan minat kunjung masyarakat ke perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Ke depan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh akan terus mengembangkan berbagai layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna, sehingga perpustakaan semakin berperan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.
Melalui Layanan Membaca, anak-anak memperoleh akses terhadap berbagai koleksi bacaan sesuai usia yang didukung dengan kegiatan membaca mandiri, membaca bersama, story telling, dan pojok baca tematik. Layanan ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan membaca sekaligus memperkuat kemampuan literasi sejak dini.
Sementara itu, Layanan Bermain Edukatif menghadirkan berbagai permainan yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, motorik, komunikasi, dan kerja sama anak. Berbagai media seperti puzzle edukasi, balok susun, permainan logika, permainan angka dan huruf, hingga permainan tradisional edukatif menjadi bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan.
Sedangkan, Layanan Audio Visual memanfaatkan bioskop mini, melalui film edukasi, animasi pembelajaran, dongeng digital, video budaya lokal, video literasi, dan multimedia interaktif. Pemanfaatan media ini diharapkan mampu meningkatkan daya imajinasi, pemahaman, dan minat belajar anak sesuai perkembangan zaman.
Keberadaan LA3SAJALANAN diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, antara lain meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak, mengembangkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis, membangun budaya literasi di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, meningkatkan kunjungan serta pemanfaatan layanan perpustakaan, sekaligus mewujudkan perpustakaan yang ramah anak, inovatif, dan berdaya guna.
Melalui semangat “Belajar Seru, Literasi Tumbuh, Masa Depan Gemilang”, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua, guru, satuan pendidikan, serta komunitas literasi, untuk bersama-sama memanfaatkan LA3SAJALANAN sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.
Sinergi antara keluarga, sekolah, dan perpustakaan diharapkan mampu membentuk generasi yang gemar membaca, memiliki daya pikir kritis, kreatif, serta berkarakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh optimistis bahwa LA3SAJALANAN tidak hanya menjadi inovasi layanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menjadi model pengembangan layanan perpustakaan ramah anak yang mampu memperkuat budaya literasi di Kota Payakumbuh.
Melalui inovasi ini, perpustakaan diharapkan semakin berperan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, ruang tumbuh kembang anak, serta mitra strategis dalam mendukung terwujudnya visi Kota Payakumbuh yang maju, sejahtera, produktif, dan berdaya saing melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul. (Syafrianto. I).

0 Komentar